Menganal Sinyal Analog dan Digital

16 Jan

Dalam dunia elektronika, dikenal dua macam sinyal yaitu sinyal analog dan sinyal digital.

analog vs digital

Perbedaan sinyal analog dan digital

Secara umum, sinyal didefinisikan sebagai suatu besaran fisis yang merupakan fungsi waktu, ruangan atau beberapa variabel.

Sinyal analog bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying). Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi.  Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog.  Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

  • Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
  • Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
  • Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.(wikipedia)

Salah satu contoh sinyal analog yang paling mudah adalah suara.

contoh sinyal analog

bentuk sinyal suara

Pengolahan sinyal analog memanfaatkan komponen-komponen analog seperti dioda, transistor, Op-Amp, dan lainnya.

Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (2^1). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (2^2), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2^n buah.

System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.

Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :

  • Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
  • Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
  • Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
  • Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.(wikipedia)

Pengolahan sinyal digital memerlukan komponen-komponen digital, register, counter, decoder, mikroprosessor, mikrokontroler dan sebagainya.

Saat ini pengolahan sinyal banyak dilakukan secara digital, karena kelebihannya antara lain :

  1. untuk menyimpan hasil pengolahan, sinyal digital lebih mudah dibandingkan sinyal analog. Untuk menyimpan sinyal digital dapat menggunakan media digital seperti CD, DVD, Flash Disk, Hardisk. Sedangkan media penyimpanan sinyal analog adalah pita tape magnetik.
  2. lebih kebal terhadap noise karena bekerja pada level ‘0’ dan ‘1’.
  3. lebih kebal terhadap perubahan temperatur.
  4. lebih mudah pemrosesannya.

Nah, Sinyal digital inilah yang bisa dibaca oleh perangkat digital kita (mikrokontroler,komputer). Agar sinyal analog dapat diolah oleh komputer, maka harus dirubah dulu menjadi sinyal digital. Silakan baca artikel berikutnya untuk mengetahui cara mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.

About these ads

16 Tanggapan to “Menganal Sinyal Analog dan Digital”

  1. abdullah hasan Januari 24, 2010 at 8:50 pm #

    terimaksih ya Pak atas tulisan nya

  2. robby Maret 25, 2010 at 9:42 pm #

    trim’s tulisannya. namun yang lebih lengkap dong tentang signal analognya

    • akbarulhuda Maret 26, 2010 at 8:43 am #

      ok. sama2. insya allah kedepan akan dilengkapi lagi. trims.

      • vevin Oktober 30, 2013 at 7:45 pm #

        ya trims, banyak artikelnya :”|

  3. rera April 10, 2010 at 6:40 pm #

    terimakasih artikelnya, kalau boleh saya kopi untuk tugas..

  4. aponk Desember 15, 2010 at 7:21 pm #

    gimana proses perubahan digital k analog??????

    • akbarulhuda Desember 15, 2010 at 7:34 pm #

      si analog berubah ke digital melewati proses yang namanya kuantisasi. Simak teruss blog ini, Insya Alloh akan saya ulas di kesempatan mendatang :)

  5. pakgurungeblog Juni 27, 2011 at 9:26 pm #

    Lha ini yang aku cari.makasih ya gan infonya membantu buat bahan skripsi ane ni gan hehe. ini blog ane gan sapa tau mau mampir gitu hehe http://mesinbisnisinternet.blogspot.com

  6. yoyok September 29, 2011 at 11:08 am #

    Halo pak, mo nanya, apakah ada pemancar tv / radio yag transmisi nya secara digital (murni) lewat udara (gelombang elktromagnetik) ? apa hanya lewat sinyal telpon aja ? kalo pulsa telpon kan pasti analog (butuh modulasi – demodulasi utk jadi digital), Radio Online dan TV online tumbuh pesat, Radio Online kan bukan radio FM Online ? TV online kan pasti bukan TV UHF online ? mohon pencerahan Trims. yoyok321@yahoo.com

  7. hyun bin November 12, 2011 at 7:39 am #

    kami akn menemukan penemuan baru sinyal masa depan.

  8. nuyy November 12, 2011 at 7:40 am #

    terimakasih, atas info nya :)

  9. Aa Samektowibowo Maret 8, 2012 at 1:27 pm #

    Mantep! Kebetulan banget lagi nyari materi ini.

  10. ardilla Juni 30, 2013 at 9:35 pm #

    program aplikasi apakah yang bisa digunakan untuk akuisisi data motor dc dengan menggunakan alat ukur analog digital multimeter?

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pengertian Gelombang Radio « Ngerti Wah Endeh………!!! - Oktober 22, 2012

    [...] Gambar: Bentuk Gelombang Analog dan Digital (Sumber : http://akbarulhuda.wordpress.com/2010/01/16/menganal-sinyal-analog-dan-digital/) [...]

  2. Pengertian Gelombang Radio | NoiZing - Maret 8, 2014

    […] Gambar: Bentuk Gelombang Analog dan Digital (Sumber : http://akbarulhuda.wordpress.com/2010/01/16/menganal-sinyal-analog-dan-digital/) […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: