Motor Stepper

16 Jan

Gambar Motor StepperMotor stepper unipolar adalah salah satu bagian dari motor stepper yang sangat mudah untuk dikendalikan. Setiap stepper mampu berputar setiap sudutnya (0.75,0.9,0.8), makin kecil sudut per step-nya, maka gerakan per step-nya motor stepper akan semakin presisi.

Motor stepper  banyak digunakan pada aplikasi-aplikasi yang menggunakan torsi kecil, seperti pemutar piringan disc, atao piringan disket. Motor stepper merupakan motor DC yang tidak memiliki komutator. Pada umumnya motor stepper hanya mempunyai kumparan pada statornya ( koil ) sedangkan pada bagian rotornya merupakan magnet permanent. Dengan model motor seperti ini maka motor stepper dapat diatur posisinya pada posisi tertentu dan/atau berputar ke arah yang diinginkan, searah jarum jam atau sebaliknya.

Pada prinsipnya untuk menggerakkan motor stepper adalah dengan mensuplai tegangan ka salah satu atau kedua input masukan dari motor  stepper. Masukan berupa tegangan akan mengaktifkan koil pada stator menjadi magnet semi  permanen, yang akhirnya akan menarik magnet permanen pada rotor. Suplai tegangan pada input yang diberikan secara bergantian akan menyebabkan koil pada stator bersigat magnet semi permanen yang bergantian pula, akibatnya rotor akan bergerak berputar seirama dengan magnet pada stator. Hal ini akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya.

Pemakaian rangkaian pencacah dapat menggerakkan motor langkah demi langkah. Seperti yang terlihat pada gambar rangkaian, fungsi transistor seperti halnya sklar on-off. Transistor akan mensuplai arus ke motor stepper saat dalam kondisi ON, dan akan memutus arus saat kondisi OFF. Dioda berfungsi sebagai pencegah terjadinya arus balik yang dihasilkan oleh motor stepper (EMF).

Berikut ini merupakan rangkaian pencacah untuk motor srepper separuh langkah :

Index 1a 1b 2a 2b keterangan
1 1 0 0 0 Koil pada 1a aktif
2 1 1 0 0 Koil pada 1a dan 1b aktif
3 0 1 0 0 Koil pada 1b aktif
4 0 1 1 0 Koil pada 1b dan 2a aktif
5 0 0 1 0 Koil pada 2a aktif
6 0 0 1 1 Koil pada 2a dan 2b aktif
7 0 0 0 1 Koil pada 2b aktif
8 1 0 0 1 Koil pada 2b dan 1a aktif
1 1 0 0 0 Koil pada 1a aktif
2 1 1 0 0 Koil pada 1a dan 1b aktif
3 0 1 0 0 Koil pada 1b aktif
4 0 1 1 0 Koil pada 1b dan 2a aktif
5 0 0 1 0 Koil pada 2a aktif
6 0 0 1 1 Koil pada 2a dan 2b aktif
7 0 0 0 1 Koil pada 2b aktif
8 1 0 0 1 Koil pada 2b dan 1a aktif

Rangkaian pencacah diatas mengakibatkan rotor stepper bergerak langkah demi langkah mengikuti magnet yang aktif pada stator.

Gambar 1.
Posisi rotor saat diberi pencacah 1 0 0 0. Magnet 1a aktif. Magnet yang aktif ini mempengaruhi gerak rotor, sehingga rotor mengarah pada magnet 1a.
Gambar 2
Posisi rotor saat diberi pencacah 1 1 0 0. Magnet 1a dan 1b aktif. Kedua magnet ini mempengaruhi gerak rotor, sehingga rotor mengarah diantara magnet 1a dan 1b.
Gambar 3
Posisi rotor saat diberi pencacah 0 1 0 0. Magnet 1b aktif. Magnet yang aktif ini mempengaruhi gerak rotor, sehingga rotor mengarah pada magnet 1b.

5 Tanggapan to “Motor Stepper”

  1. abdullah hasan Januari 24, 2010 pada 8:47 pm #

    Senang . . . . sekali mohon diperbanyak tulisan -tulisan bapak !

  2. rera April 10, 2010 pada 6:38 pm #

    semangat dan teruskan berkarya..

  3. krasic Juni 1, 2011 pada 11:58 am #

    mau tanyak.. untuk mengaktif motor stepper menggunakan button di simulasi gmn caranya…

    makasih…

  4. anakelins2010 Oktober 25, 2011 pada 3:38 am #

    Assalammualaikum..
    Izin ambil ilmunya ya mas, buat praktikum meka nih..😀
    makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: