Arsip | Elektronika Analog RSS feed for this section

Mengenal Motor Servo

1 Apr

Motor servo adalah sebuah motor dengan sistem umpan balik tertutup di mana posisi dari motor akan diinformasikan kembali ke rangkaian kontrol yang ada di dalam motor servo. Motor ini terdiri dari sebuah motor DC, serangkaian gear, potensiometer dan rangkaian kontrol. Potensiometer berfungsi untuk menentukan batas sudut dari putaran servo. Sedangkan sudut dari sumbu motor servo diatur berdasarkan lebar pulsa yang dikirim melalui kaki sinyal dari kabel motor.

Karena motor DC servo merupakan alat untuk mengubah energi listrik menjadi energy mekanik, maka magnit permanent motor DC servolah yang mengubah energi listrik ke dalam energi mekanik melalui interaksi dari dua medan magnit. Salah satu medan dihasilkan oleh magnit permanent dan yang satunya dihasilkan oleh arus yang mengalir dalam kumparan motor. Resultan dari dua medan magnit tersebut menghasilkan torsi yang membangkitkan putaran motor tersebut. Saat motor berputar, arus pada kumparan motor menghasilkan torsi yang nilainya konstan. Baca lebih lanjut

Iklan

Motor Stepper

16 Jan

Gambar Motor StepperMotor stepper unipolar adalah salah satu bagian dari motor stepper yang sangat mudah untuk dikendalikan. Setiap stepper mampu berputar setiap sudutnya (0.75,0.9,0.8), makin kecil sudut per step-nya, maka gerakan per step-nya motor stepper akan semakin presisi.

Motor stepper  banyak digunakan pada aplikasi-aplikasi yang menggunakan torsi kecil, seperti pemutar piringan disc, atao piringan disket. Motor stepper merupakan motor DC yang tidak memiliki komutator. Pada umumnya motor stepper hanya mempunyai kumparan pada statornya ( koil ) sedangkan pada bagian rotornya merupakan magnet permanent. Dengan model motor seperti ini maka motor stepper dapat diatur posisinya pada posisi tertentu dan/atau berputar ke arah yang diinginkan, searah jarum jam atau sebaliknya.

Pada prinsipnya untuk menggerakkan motor stepper adalah dengan mensuplai tegangan ka salah satu atau kedua input masukan dari motor  stepper. Masukan berupa tegangan akan mengaktifkan koil pada stator menjadi magnet semi  permanen, yang akhirnya akan menarik magnet permanen pada rotor. Suplai tegangan pada input yang diberikan secara bergantian akan menyebabkan koil pada stator bersigat magnet semi permanen yang bergantian pula, akibatnya rotor akan bergerak berputar seirama dengan magnet pada stator. Hal ini akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya.

Baca lebih lanjut